Article Detail

REUNI UNTUK APA?

REUNI UNTUK APA?

Saat reuni,

Kita tak bercerita tentang kepintaran kita dulu,

Secantik dan setampan apa kita di masa lalu

Seberapa banyak yang menaruh hati pada kita

Apalagi sekaya apa orang tua

Oh, bukan....bukan itu

 

Kita pun tidak bercerita tentang kehebatan kini,

Secanggih apa teknologi yang kita genggam dijari

Seberapa banyak harta yang kita miliki

Serta seberapa tinggi pendidikan yang kita tempuh

Dan jabatan yang kita rengkuh

Bukanlah... bukan pula tentang itu

 

Reuni jadi rangkuman perjalanan

Tentang kembalinya kita ke suatu masa

Ketika waktu membeku pada saat yang sama

Kala kau, aku dan dia, mereka bertemu disini

Tentang kegembiraan masa remaja

Masa tanpa beban, tanpa kekuatiran berlebihan

Masa kita dilimpahi perhatian dan kasih sayang

Dari guru guru tulus pembagi ilmu

Sekalipun tuntutan mereka tak kita ingat selalu

 

Dalam reuni kita melihat suasana puluhan tahun lalu

Dan meresapinya di masa kini

Bukan untuk kembali dan tertinggal dimasa lalu

Bukan untuk mengukur diri lebih tinggi

Pun, bukan untuk merasa diri lebih rendah lantaran masih harus berjuang

Sobat, reuni bukanlah juga untuk itu

 

Reuni sebagai penguat hati, bahwa kita sebetulnya tak sendiri

Kala zaman melesat dan kecepatannya membuat kita merasa

ditinggal pergi

Kala kita tersesat dalam laju teknologi yang semakin lama semakin tak terkejar

 

Reuni laksana mata air di padang gersang

Pelepas penat jiwa, pengingat bahwa arena kehidupan tak sepenuhnya asing

Bahwa  orang yang kita temui tak semuanya kejam

Bahwa jatuh bangun yang kita alami pun jadi pengalaman tak terelakkan dari teman teman

 

Reuni jadi kesempatan yang bersyukur

Bahwa di tengah kegilaan dunia masihlah ada ketulusan persahabatan

Di tengah tengah kesendirian,

masih ada jejak tawa kita dihati teman teman

 

Bagi mereka yang mencintai kehidupan

Reuni adalah keniscayaan

Reuni penyejuk hati

(Nana Lystiani- Palmera, akhir Mei 2022)



Demikian tulisan Ibu Nana Lystiani, salah saorang alumni SMP Tarakanita tahun 1987 dalam buku panduan acara temu alumni SMP Tarakanita tahun 1987.

Pagi itu, Sabtu, 6 Agustus 2022 lapangan basket SMP Tarakanita Magelang sudah terpasang tenda yang cukup mewah dengan  panggung, alat musik dan gubug gubug prasmanan.

Hari itu Alumni SMP Tarakanita lulus tahun 1987 kurang lebih 50 orang kembali mengenang 35 tahun silam ketika bersama sama  menjadi siswa SMP Tarakanita Magelang.

Panitia Alumni dapat menghadirkan dalam kegiatan tersebut 15 guru dan karyawan yang berkarya pada medio tahun 1987. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB - 15.00 WIB diisi beberapa acara antara lain pemberian tali kasih kepada Guru dan karyawan,

talk show mengenang dan kilas balik 35 tahun silam, permainan dan doorprice,  live musik dan kembul bojana. Selamat untuk Alumni SMP Tarakanita Magelang tahun 1987 yang telah mengemas acara reuni dengan baik. Semoga dapat menginspirasi alumni angkatan berapapun dan unit manapun. Reuni jadi rangkuman perjalanan tentang kembalinya kita ke suatu masa, melihat suasana puluhan tahun lalu dan meresapinya di masa kini




Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment